BERBAGI

[vc_row][vc_column width=”1/1″][vc_column_text]Norton Ghost adalah sebuah software yang berfungsi mempercepat proses perbaikan komputer kita. dengan cara mem-backup atau mengkloning OS windows kita yang berada didrive C kemudian menyimpannya ke partisi D maupun yang lain atau bisa juga disimpan di media CD maupun Flashdisk, Jika suatu saat nanti windows yang digunakan mengalami masalah dan tidak ingin menginstal windows seperti biasa, Anda dapat menggunakan file GHO yang sudah di buat tadi lalu merestore kembali seperti windows yang dibuat pertama kali dengan NORTON GHOST sehingga komputer kita kembali fresh. Apapun windows yang anda gunakan dapat dibuat image ghost baik itu Windows XP, Windows Vista, Windows 7 ,Windows 8 maupun Windows 8.1. Fungsi Norton Ghost adalah melakukan backup dan restore harddisk baik untuk standalone PC maupun antar network. Anda dapat melakukan backup partisi atau disc melalui antar komputer dengan mentransfer file ke komputer lain di dalam sebuah jaringan network.

Cara Membuat Ghost

Berikut langkah langkah membuat image ghost dengan bantuan aplikasi Hiren’s Boot CD  yang sudah ada aplikasi Norton Ghost dan tidak ketinggalan pula sudah disertakan screenshot dengan media gambar agar dapat dimengerti tutorialnya

 [/vc_column_text][vc_separator color=”grey”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image border_color=”grey” img_link_target=”_self” image=”7298″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Langkah Pertama

  • Masukkan Hiren’s Boot CD.
  • Restart komputer kemudian masuk ke BIOS setting dengan menekan tombol DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
  • Masuk ke Bagian Boot Sequence. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan CD Hiren’s, pastikan CDROM berada pada posisi booting pertama.
  • Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
  • Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih Backup Tool  >>   Norton Ghost 11.5 >> Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image border_color=”grey” img_link_target=”_self” image=”7318″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Langkah Kedua

  • Pilih Menu > Local > Partition > To Image untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image. atau Menu > Local > Disk > To Disk  untuk harddisk to harddisk.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image border_color=”grey” img_link_target=”_self” image=”7320″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Langkah Ketiga

  • Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local seperti pada contoh, [OK].

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image border_color=”grey” img_link_target=”_self” image=”7322″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Langkah Keempat

  • Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image border_color=”grey” img_link_target=”_self” image=”7323″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Langkah Kelima

  • Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
    D: = Drive D:
    1.2: = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
    [DATA] = label DATA
    FAT =  File System FAT32

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column width=”1/2″][vc_single_image border_color=”grey” img_link_target=”_self” image=”7326″][/vc_column][vc_column width=”1/2″][vc_column_text]Langkah Keenam

  • Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]
  • Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar Program.
    Sampai di sini sudah punya satu file image dari sistem operasi yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan restorasi. Demikian cara membuat Ghost dengan norton ghost.

jika ingin tutorial membuat file ghost ini berbentuk PDF silahkan anda download DISINI

 

 

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

PERHATIAN!
Untuk cara downloadnya Anda akan diarahkan ke adf.ly kemudian tunggu 5 detik dan cari tombol SKIP AD yang berada di sebelah kanan atas monitor anda.